CB24.COM– Warga terdampak bencana longsor di wilayah Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini mendapatkan tempat perlindungan yang aman.
Hal ini setelah PalmCo menetapkan Afdeling Batangtoru dan Kebun Hapesong sebagai lokasi pengungsian resmi.
Fasilitas ini disiapkan sesuai standar pelayanan darurat untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama perusahaan.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan warga terdampak memperoleh tempat perlindungan yang layak dan aman selama masa tanggap darurat,” ujarnya.
Direktur Keuangan PalmCo, Hilda Savitri, menyampaikan bahwa fasilitas pengungsian telah dilengkapi dengan logistik dan kebutuhan dasar. Mulai dari hunian sementara, makanan, air bersih, hingga layanan kesehatan, seluruh mekanisme disusun agar bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
PalmCo menetapkan Afdeling V Kebun Batangtoru Marpinggan serta Kebun Hapesong yang meliputi Emplasemen Hapesong Afdeling II, III, dan V sebagai area pengungsian resmi. Sebanyak lima posko pengungsian telah beroperasi sejak hari pertama pascabencana.
Selain hunian sementara, posko juga dilengkapi tenda darurat, dapur umum, suplai air bersih, serta logistik makanan. Bantuan kemanusiaan yang disalurkan pada 4 Desember 2025 mencakup 1,5 ton beras dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Layanan kesehatan dari RS Sri Pamela Batangtoru disiagakan penuh, meliputi penyediaan obat-obatan, pemeriksaan kesehatan, hingga layanan khusus bagi ibu, anak, lansia, dan kelompok rentan. (*)

